PERAHU KERTAS

Hidup ini berputar, begitupun kita. Kadang kita harus berputar menjadi sesuatu yang bukan kita, demi bisa menjadi diri kita lagi

Mungkin agak terlambat. Perahu Kertas baru bisa saya nikmati seminggu yang lalu. Dari semua karya Dee, hanya Rectoverso yang belum saya baca. Dan dengan membaca keempat buku sebelumnya (not including perahu kertas), saya mencirikan tulisan-tulisan Dee, dengan istilah-classy-scientific-touchy-tought provoking-entertaining.

Keenan dan Kuggy (KK). Yak, ide cerita perahu kertas ternyata berawal dari cerbung (cerita bersambung) yang diberi judul Keenan dan Kuggy. Sampai akhirnya, Dee memutuskan untuk membuat new version dari KK, termasuk merubah judulnya menjadi “PERAHU KERTAS.” Novel ini diselesaikan dalam waktu (hanya) 55 hari. Ide cerita perahu kertas sangat sederhana, sebenarnya nyaris biasa saja. Cinta yang tak tak terucap namun benar-benar dekat. Dengan jenius, Dee bisa merubah tema cinta yang so common menjadi sesuatu yang berkelas.

Keenan : cowok pelukis. Cerdas. good looking. Cool. kind hearted. a bit mysterious.
Kuggy : cewek penulis cerita dongeng. Cuek. Old style gal. Cerdas. A freak reader. Sering menganggap dirinya sebagai utusan Dewa Neptunus.

Keduanya bertemu tanpa sengaja lewat pasangan eko dan Noni. Kuggy berbagi dongeng dengan Keenan, sebaliknya Keenan membuat gambar untuk dongeng-dongeng Kuggy. Kemudian bla..bla..bla.., yess, they’re falling for each other.

Disinilah Dee kemudian menciptakan berbagai situasi yang membuat keduanya tidak pernah mampu mengucap cinta. Kuggy masih berstatus pacar Joshua, Keenan mulai dekat dengan Wanda. Keduanya kemudian mulai menjauh, sibuk dengan rutinitas masing-masing. Yang membuat hubungan ini tetap menarik adalah “radar neptunus” (istilah yang digunakan oleh KK) yang saya artikan sebagai kedekatan emosional. They’re made for each other!!

Persahabatan empat sekawan (Keenan, Kuggy, Eko dan Noni) mulai renggang, semuanya karena sikap Kuggy yang tiba-tiba berubah *nggak lain nggak bukan karena ide Eko-Noni yg mencomblangi Keenan-Wanda*
Ketika semua sibuk dengan dunia masing-masing, Kuggy memilih untuk mempersingkat masa kuliahnya, sedangkan Keenan berhenti kuliah dan fokus melukis di Bali. Yaa, semuanya terjadi begitu saja, nothing more to expect. Satu-satunya yang menjadi penghubung Keenan pada Kuggy adalah kisah-kisah Jenderal Pilik dan Pasukan Alit yang diberikan Kugy. Keenan mulai melukis serial tentang Jendral Pilik dan Pasukan Alit. Karyanya dinilai alami dan membawa semangat kehidupan, lukisan Keenan pun diminati para kolektor.

Keenan kembali ke Jakarta untuk menggantikan ayahnya yang sakit memimpin perusahaan. Keggy bekerja di sebuah biro iklan. Keenan menjalin hubungan dengan Luhde, dan Kuggy dengan atasannya, Remi. Oh, what a life!! Mereka kembali bertemu pada acara pertunangan Eko-Noni. Dua tahun lamanya, dan ternyata pertemuan itu bisa mengembalikan sekian banyak kenangan yang lalu.

Konflik baru mulai muncul. Memilih dengan hati atau melanjutkan yang sudah dilakoni. Meninggalkan atau ditinggalkan cinta yang sesungguhnya. Yeaaa, the story ends happily for Keenan and Keegy.

Bagi saya sebagai pembaca, nilai Perahu Kertas tidak terbatas hanya pada kisah cerita romantis tanpa harus terkesan mahal, berikut kelihaian Dee menghadirkan berbagai konflik batin yang touchy. Lebih dari itu, perahu kertas mengajarkan tentang mimpi. Mimpi-mimpi kita yang menunggu untuk diwujudkan.

Berapa banyak hal yang kita impikan kemudian kandas begitu saja karena kita merasa tidak sanggup lagi? Yes, Life is not a fairytale! Tapi mimpi membuat hidup jadi lebih indah, lebih menantang. Seperti dongeng-dongeng Kuggy, seperti lukisan Keenan.

oyaa, ada beberapa quotes menarik di buku ini :

* “Kadang-kadang langit bisa kelihatan seperti lembar hitam yang kosong. Padahal sebenarnya tidak. Bintang kamu tetap ada di sana. Bumi hanya sedang berputar”

* Kenangan adalah hantu di sudut pikir

* Kepala kamu akan selalu berpikir menggunakan pola ‘harusnya’, tapi yang namanya hati selalu punya aturan sendiri. Berhenti berpikir pakai kepala. Secerdas-cerdasnya otak kamu, nggak mungkin bisa dipakai untuk mengerti hati. Dengerin aja hati kamu.

* Carilah orang yang enggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau
memberikan segala-galanya

P.S : kok tiba-tiba pengen nonton Finding Neverland sama Charlie and the Chocolate Factory yakk?🙂

Sepertinya langit ini kosong. Tapi kita tahu, langit tidak pernah kosong. Ada banyak bintang. Bahkan tidak terhingga banyaknya. Keenan harus percaya itu. Langit ini cuma tertutup awan. Kalau Keenan bisa menyibak awan-awan itu, Keenan akan menemukan banyak sekali bintang. Dan dari sekian banyak bintang, akan ada satu yang berjodoh dengan kita

(Kuggy to Keenan🙂 )

3 comments

  1. bagus ya?? mmmm….
    udah terlanjur beli bukunya boim ama cado2…😛
    pinjem maeh…

    btw quote-nya menarik…
    langit seperti lembaran hitam….

Leave Your Foot Prints

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s