Aku (masih) ingin ada Ibu

only memories remain

only memories remain

Hidup tetap berjalan
Meski banyak yang tak lagi sama
Dan memang tak β€˜kan pernah sama

Aku (masih) ingin ada ibu
Dalam perjalanan hidupku
Sama seperti anak-anak lainnya
Aku (tetap) ingin ada Ibu
Dulu..
Aku ingin ada Ibu saat ujian skripsi
Sekedar untuk kuciumi tangannya
Saat aku lulus dan meraih gelar sarjana
Meski sekedar untuk foto bersama
Saat pertama kali bekerja (layak)
Walau yang kubawa hanya sepotong roti
Sederhana bukan?
Seperti yang dulu-dulu
Aku (tetap) ingin ada Ibu
Ketika teman-teman priaku datang ke rumah,
Kemudian Ibu bertanya, adakah yang spesial?
Meski mungkin jawabanku masih berupa gelengan kepala (atau mungkin anggukan)
Aku (masih) ingin ada ibu
Ketika aku pulang setelah seharian beraktifitas
Walau hanya untuk melihatnya duduk menunggu di depan TV
Aku (masih) ingin ada Ibu
Mengelus kepala dan meyakinkan bahwa aku bisa
Saat harus presentasi atau ikut lomba pidato
Aku (masih) ingin ada Ibu
Yang sibuk mencari-cari channel FM untuk mendengar siaran radioku
Aku (masih) ingin ada Ibu
Membuatkan nasi goreng spesial setiap minggu pagi
Belanja ke pasar, menyiram bunga di taman atau sekedar menukar kupon belanja
Meski memang tak mungkin..
Aku (masih) ingin ada Ibu
Ketika aku jatuh dan bangkit lagi
Jatuh dan bangkit lagi
Aku (masih) ingin ada Ibu
Melihatku mewujudkan mimpi-mimpi sederhana yang pernah kuceritakan
Aku (masih) ingin ada ibu
Di saat-saat terindah dalam hidupku
Saat dirinya hadir
Dan mengajakku terbang bersama
Saat malaikat kecilku lahir
Dan (seharusnya) bertemu neneknya yang tersenyum
Aku (tetap) ingin ada ibu
Kemarin, saat ini, besok, dan seterusnya
Bisakah Tuhan?
Tidak perlu dijawab
Karena jawabannya hanya tidak.

I love you mom as alwaysπŸ™‚
RIP, Alfatihah.

6 comments

  1. Hi… I like your poetry,wastaanibissabriwassholat (jdknlh sabar n sholat itu as u’r help) smga beliau tenang dialam sana amin…

  2. kenapa meragukan keajaiban ALLOH dlm menjawab eL..
    ALLOH hanya berkata Jadilah.. dan yg Tdak itu mjadi Pasti..
    alfatiha bwt ibu.. semoga ALLOH meridhoi bliau selalu,, bersama orang2 yg disayanginya.. aaamin yaa ALLOH

  3. Saya tiba2 jadi “cengeng” waktu baca tulisan ini. Ini tulisan dari hati, hati yang yang diajak berbicara, dan hati saya ikut mendengarkan & merasa. Thanks Eliyan. You’re Amazing..

Leave Your Foot Prints

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s