BYE-BYE MAY, WELCOME JUNE!!

(katanya) Hati itu sejenis barang sensitif. Gampang retak, lemah, pokoknya harus hati-hati dengan hati. Semakin kesini, saya pikir hati itu lebih keras dari baja. Berkali-kali ia luka atau hancur berkeping-keping, selalu ada sistem adaptasi unik yang menjadikannya baru lagi, terlahir kembali. Ya, REBORN.

(Monolog sepi di awal Juni)

Hello, welcome June!

Rasanya baru-baru kemarin saya berjalan dengan Mei yang hangat dan penuh kejutan. Berharap Mei menjadi bulan yang membawa banyak peluang positif. Dan ya, setidaknya sepersekian % dari target yang saya harapkan tentang “peluang-peluang” itu bisa tercapai. Entah kenapa, Mei membuat saya semakin percaya pada teori “kalo kamu bingung dan ngerasa mentok, coba cek phone book atau fren list kamu. Hubungi orang-orang yang sangat jarang kamu temui, dan lihatlah apa yang terjadi! (?)” Haha, pada intinya yang saya maksud adalah terus memperbaharui pergaulan, RENEWAL. Semakin banyak orang yang kita temui maka semakin banyak peluang dan solusi yang bermunculan. Ya, Mei membuat saya makin percaya pada teori itu.

I take times, thinkin’ about some points related to what has happened, my tought and what I wish to. Here are the list.

1. Time flies so fast. Hello, ini bulan ke-6 di 2011! Saya merasa standar waktu 24 jam untuk satu hari terlalu singkat. Kemungkinannya adalah ada pencuri yang dengan diam-diam dan sangat hati-hati mengambil sepersekian detik, menit, bahkan jam dalam satu hari. Dan hebatnya, kita jarang menyadari hal itu. Siapa pencurinya? Yang membuat kita stuck, being unproductive and killed by time. Ya, pencurinya adalah waktu itu sendiri. The only one who can manage time is ourselves, nobody knows better. Bulan Juni ini saya berharap bisa lebih produktif. Bekerja yang tidak hanya lebih banyak, tapi lebih baik.

2. Control your reaction.
Kenyataannya, kita nggak bisa mengambil kontrol sepenuhnya terhadap apa yang akan terjadi. Life is unpredictable. Yang paling bisa kita lakukan adalah mengontrol reaksi kita terhadap sesuatu. Lebih selektif saja. Pilih hal-hal mana yang pengin kita lihat, dengar dan rasakan. Jangan biarkan semua masuk bebas ke dalam diri kita. Kita bisa belajar buka-tutup mata dan telinga. Oya, Look at the bigger picture! Begitu yang dibilang banyak orang. Nyatanya, kita memang lebih sering melihat sesuatu secara sepotong-sepotong. Padahal, ketika kita mengkorelasikan peristiwa, kemungkinan, dan pilihan, bisa jadi segala sesuatunya nggak serumit yang dibayangkan. Talk to others, it helps! Then just take it easy 🙂

3. See yourself as a person, real person. Kenapa bisa begitu? Yak, kadang kita nggak melihat diri kita secara utuh, tidak ada kelebihan dan minus positif. Sampai akhirnya kita bertemu orang-orang. Orang-orang yang kemudian menyadarkan kita bahwa “kamu bisa ini, kamu bisa itu, bisa ini-itu” . We don’t see ourselves in a proper way. We don’t respect our own. We don’ put a price of our ability. Pada akhirnya, kita selalu butuh waktu. Tidak hanya sekali, tapi dua, tiga, berkali-kali. Untuk apa? Untuk melihat diri, memahaminya dan menghargai diri kita sendiri dengan pantas. Kalau orang lain bisa melihat hal positif dari diri kita lalu mengapa kita tidak? Just change the way we see who we are as a real person. Begitupun dengan cara kita melihat orang lain. Lihat dari sisi yang positif, beri kesempatan dan buka peluang. Kita semua bisa!

4. Keep your relationship with others. Luangkan waktu untuk tetap menjaga kontak dengan teman-teman lama. Meski hanya sekedar berkirim sms, wall to wall di facebook atau tweeting. Selalu ada hal-hal positif yang bisa dibagi. Yes, we’re blessed by having them, people we called “FRIEND”.

Friends on Frame

Friends on Frame

Time Flies, Friends Stand Still..

Time Flies, Friends Stand Still..

With May (on duty)

With May (on duty)

On Celebrating Royal Friends

On Celebrating Royal Friends

Just another photo session with Beemagz Famz :)

Just another photo session with Beemagz Famz🙂


What else?

Sekedar curhat colongan :

“Swear, I never mean to let someone down. Maybe you’re just standing too long in front of the door which is aleady closed. Thanks for being there and watch me from the distance. You’ll find the way home, we’re better being a friend, very good friend”.

“My may was so awesome. I thank GOD for You. It was just a possible impossibility. I love the term of unconditional affection, unlogical reunion. I love when we’re giggling, I miss the laughter, story, and tears we shared” Then should we name it LOVE?.

“I will stop thinking like useless. Human’s life is a history and I will create a good one”.

P.S : Wewww, it’s too much about personal life! Hahaha, GOD, Please let me win the June. Amiiiin🙂

2 comments

Leave Your Foot Prints

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s