Tentang Pilihan-Pilihan

Sometimes I imagine walking on new boulevard when autumn leaves scattered on the street, no..no..instead, it’s not an autumn but summer. Yes, summer breeze.

Belakangan ini, Oktober tepatnya, saya belajar tentang pilihan-pilihan. Setelah membandingkan pilihan-pilihan berbeda yang dilakoni orang-orang di sekeliling saya, akhirnya saya sampai pada kesimpulan bahwa : pilihan membawa kita pada konsekuensi. Artinya, setiap pilihan akhirnya menggerakkan kita pada apa yang kita jalani saat ini. In all cases– pekerjaan, pendidikan, cinta- etc.

Setiap orang punya pilihannya masing-masing.
Saya yakin, ketika kita memutuskan untuk memilih, -seenggaknya- kita dengan penuh kesadaran, tahu pasti bahwa pilihan ini akan menjadi bagian dari perjalanan hidup kita. Tentunya terlepas dari alasan orang per orang dalam menentukan pilihan, misalnya, seseorang memilih pekerjaan tertentu karena pertimbangan finansial dan yang lainnya karena memang merasa cocok dengan pekerjaan tersebut atau pilihan seseorang untuk menikah di usia 24 tahun dan yang lainnya memilih untuk berkarir terlebih dahulu. Setiap pilihan memiliki alasan. Setiap pilihan punya konsekuensi masing-masing.

Apakah ada pilihan yang salah?

Benar-salah itu relatif kan? Bisa saja, ruang-waktu menjadikan pilihan tidak lagi se-fleksibel ketika kita memilihnya dulu. Sampai disini, pilihan membutuhkan penyesuaian dan koreksi di sana-sini.

Pilihan kita menunjukkan siapa diri kita. That’s it!


Pilihan tidak bisa dibanding-bandingkan
.
Sepertinya agak sulit menemukan garis merah, ketika kita membandingkan si A dengan si B berikut pilihan-pilihannya. A dan B adalah dua individu berbeda dengan pilihan hidup yang nyatanya memang berbeda. Begini, intinya : ‘membandingkan antar ; saya-kamu-kita-mereka adalah hal yang nggak akan ada habisnya’.
Saya ingat sebuah quote sederhana yang saya lupa sourcenya , lebih-kurang beginilah maknanya :

Perubahan menjadi lebih baik itu bukan berarti membandingkan pencapaian kamu dengan –nya, tapi kamu dengan diri kamu sebelumnya.

Well, sepertinya saya sudah menulis terlalu serius. Forget it, Let’s have fun!! Ciawww, happy weekend🙂

Leave Your Foot Prints

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s