Langit Pun Tersenyum

Kamu.
Wakatobi.
Mimpi.

Ya, kamu itu mimpi. Maksudku, bertemu kamu itu nyaris seperti bermimpi. Setelah saling follow, balas-balasan mention, dan bertukar nomor handphone, kamu tetap saja seperti mimpi. Hanya ada di dunia maya. Entah seperti apa wujudmu di dunia nyata. Kecuali Tuhan memberi sedikit keajaiban.

Ya, Wakatobi itu mimpi. Maksudku, mengunjungi Wakatobi itu seperti bermimpi. Jangankan ke Wakatobi, naik pesawat pun baru tiga kali, terakhir tahun 2006. Jadi sangat wajar bila Wakatobi kusebut mimpi. Sialnya, timeline-ku kini penuh dengan foto-foto Wakatobi milik si selebtwit yang tidak boleh disebut namanya (disini). Sial, sangat sial!

Kesimpulannya, kamu dan Wakatobi adalah mimpi.


Sialan!! Kenapa harus Wakatobi? Dan kenapa juga harus kamu?

Aku mencoba berdamai dengan keadaan. Menyibukkan diri mencari-cari bahan tulisan. Marathon DVD sepulang kerja. Dan aktifitas menyeh-menyeh semacam meladeni orang iseng yang minta kenalan. Tapi aktifitas yang paling makan hati adalah stalking timeline Alif Prasetya, cowok kece yang hanya ada di dunia maya. So pathetic, right? Huhh!

Membayangkan berjemur di atas pasir pulaunya saja sangat indah, apalagi bisa langsung bersentuhan dengan ikan-ikan di lautan Wakatobi. Menunggu sunset di pinggir pantai dan ditutup dengan dinner spesial. Dan itu bersama kamu, Alif Prasetya. Di pulau mimpi, Wakatobi. Sial!! Semuanya hanya mimpi.

Kusudahi saja saling berbalas mention dengan Alif malam itu. Satu-satunya cowok di dunia maya yang kukenal seperti di dunia nyata. Cowok aneh yang mampu membuatku begadang demi menonton film-film rekomendasi dia. Sialan!! Kenapa harus ada twitter sih?!

Office, 25 Juni 2012.
+ Din, dipanggil si bos tuh di ruangannya!
Hah?? Ada apa yaa? Artikelku ada yang revisi ya?
+ Udah, nyante aja! Paling juga kena omel bentar, haha..
Sial!!

Boss’room

+ Tok..tok..
Halo Dina, come in please!
+ Iya bos, ada apa ya? Ada artikel yang nggak layak muat?
Duduk dulu Din.
+ Begini, saya sempat baca tulisan kamu di blog tentang bagaimana kamu melihat esensi traveling. Tulisanmu menarik. Traveling is about getting a new horizon, saya suka quote kamu itu!
+ Makasi bosπŸ˜‰
Jadi, minggu depan saya punya tugas spesial buat kamu. Kamu akan saya berikan tiket PP ke Wakatobi, Sulawesi. Bikin tulisan tentang sisi lain traveling di Wakatobi. Tulisanmu harus oke yaa!!
+ Hahh? Beneran bos, Wakatobi? Weekend ini?
Yap, Jumat sampai Minggu. Cukup kan?
+ Oh yes, laksanakan!

…….

Tuhan, jadi Wakatobi bukan mimpi lagi? Wakatobi hampir nyata. Tapi Alif? Alif Prasetya?

Aku terdiam sesaat. Dari kubikel kecil ini aku merasakan Langit Wakatobi pun tersenyum menanti. Kemudian kuketik perlahan β€œTuhan selalu punya cara ajaib untuk mewujudkan mimpi. Teruslah bermimpi”!

#15harimenulisFF2

Leave Your Foot Prints

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s