Pulang Kampung

Welcome back home dear!!

Rasa-rasanya saya tidak kemana-mana. Tidak ada yang berubah drastis semenjak saya pergi hampir setahun lalu. Beberapa hari saja di rumah cukup membuat saya sadar bahwa di tanah inilah saya lahir dan dibesarkan.

Melihat keramaian warga di BIL, Praya saat menjejak kembali di tanah Lombok tidak lagi memunculkan kata ‘gawah’ atau ‘kampungan’ dalam benak saya. Sebaliknya, saya justru tersenyum dan menyerap atmosfir ‘kampungan’ tadi lewat makna yang berbeda. Well, they’re my people; I grew up with them. Sekarang bukan saatnya lagi mengata-ngatai, tapi berbuat untuk kemajuan masyarakat. Kecil atau besar bukan masalah. Membantu satu orang lebih baik daripada tidak membantu sama sekali.

Selamat berkarya!!

4 comments

  1. Mba Eliyan bener-bener penulis yg berbakat. Cuma nulis 2 paragraf pendek aja tapi esensinya mengena banget. Tidak heran jadi pemenang NWCCI essay contest, dan itu pakai bahasa Ingris pula. Hebat banget dah… I was so lucky and honored to know you even for a short period of time.

Leave Your Foot Prints

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s