Biarkan Mengalir

Ini yang terlintas tadi, saat berkendara di atas sepeda motor:

Bukan tugas manusia untuk mencemaskan apa yang akan terjadi. Masa depan memang untuk direncanakan, tapi tidak dicemaskan. Jadi lakukan saja yang terbaik yang kamu bisa, dan sisanya biar Allah yang urus. Oya, tentang jatuh cinta dan spekulasi-spekulasi yang muncul setelahnya. Nikmati saja, biarkan ia lepas dan mengalir. Yakinkan DIA, Si pemegang hati manusia, bahwa cinta yang kamu punya memang layak untuk kini, nanti, dan selamanya. Sekali lagi, lakukan saja yang terbaik yang kamu bisa, dan sisanya biar Allah yang urus.

Ah, setidaknya sekelebat pikiran tadi cukup menghadirkan segaris senyum di bibir.

Leave Your Foot Prints

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s